Nyiru!!! Nyiru!!!..Untuk yg kesekian kalinya sy bertemu kaweda ini….biasanya setiap menuju ke desa tempat tugas sy selalu bertemu dia…entah krn dia sedang berjalan menuju kota atau sedang berbalik menuju kampung tempat sy tugas….kemarin sy bertemu lagi…kali ini dia masuk digang menuju rumah sy dengan teriakan khasnya “Nyiru!!!!,Nyiru!!! Satu dari sedikit bahasa Indonesia yang dia bisa….hehehe… selain berjualan nyiru dia juga menjual sendok besar yg dibuat dari tempurung kelapa…orang sumba sebutnya “tako”… lucunya kakek ini kalo berjualan “tako” selalu berteriak bilang ‘sendok!!!...sendok!!!....hahaha.. rupanya memang itu juga salah satu kosa kata bahasa Indonesia yang dia bisa…Saat semua orang sedang sibuk menghabiskan bonus hari rayanya untuk berbagai kesenangan tapi si kakek masih aja keliling menjualkan dagangannya yg padahal untungnya tidak seberapa….berjualan dengan cara berjalan keliling dari rumah ke rumah untuk seorang kakek2 yang kira2 umurnya sudah diatas 70an ini benar2 luar biasa…
Kadang Kehadiran Kakek tua dengan dagangannya yang tidak laku-laku ini menimbulkan rasa iba….tapi hei lihat lah….betapa adilnya Tuhan…si kakek diusianya segitu masih bisa berjalan jauh ,benar2 sehat….sementara ada banyak orang kaya berharta banyak yg bahkan jauh lebih muda dari beliau yg malah sakit2an….hehehe
ada banyak lagi orang2 tua disumba yg masih saja bekerja....carilah alasan-alasan untuk membeli barang-barang dari mereka, meski kita tidak membutuhkannya saat ini.Cara paling mudah dan sederhana untuk membantu mereka adalah bukan memberi mereka uang, tetapi belilah jualan mereka atau pakailah jasa mereka. dengan membeli dagangan mereka, karena secara tidak langsung kita telah membantu kelangsungan usaha dan hidup mereka.
Dalam pandangan saya Kakek tua itu lebih terhormat daripada pengemis yang berkeliaran di warung sama yg biasa ada di pom bensin, meminta-minta kepada orang yang lewat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar