Rabu, 20 Januari 2016

KITA TIDAK SELALU MENJADI YANG TERBENAR

Setiap orang ( teman2 FB ) selalu membuat status tentang kesaksian berbagai hal baik biar dibilang beriman,beragama dan lain2...memasukan berbagai ayat2 kitab suci dari berbagai agama yg dianut….bahkan nyaris menjadikan FB sebagai rumah ibadah….benarkah itu???.....atau jangan2 yg kita punya selama ini hanyalah kesaksian pinjaman dan bukan pengalaman pribadi??..hehehe…hati-hati karena kepercayaan yang dirumuskan secara massal dan bukan bersifat pribadi biasanya karena Ketakutan untuk tahu bahwa kita “MUNGKIN SAJA SALAH”….Ceburkan diri dalam hasrat mendewasakan diri….Dewasa berarti tidak sok dan tidak suka segala hal yang berpura-pura, artinya serius dengan rendah hati mengakui dan mengolah perkara-perkara kehidupan seperti apa adanya...berbicara blak2an apa adanya tidak slalu salah kok...asal itu memang jujur...tanpa mental burung unta…. namun juga tanpa kekasaran singa yang tahunya hanya menerkam segala yang ia sukai…..manusia dewasa selalu mengakui bahwa hanya satu dua dalam hidup kita yang benar-benar hitam atau putih. Dan sadar bahwa KEBENARAN DAN KEBAIKAN ITU TIDAK HANYA TERDAPAT DI DALAM RUMAH KITA SENDIRI,… namun di mana-mana…artinya KITA TIDAK SELALU MENJADI YANG TERBENAR

PENGAKUAN YG SULIT DI AKUI (jgn muna ya...hihihi)

Saat Anda mendekati seseorang, Anda akan sibuk menerka perasaan dan pemikiran orang tersebut...sambil berharap anda termasuk salah seorang yg ada dalam perasaan dan pikiran orang itu...iya kan?..ayo..ngaku loe!!...hehehe...itu lah hidup...kita mencari PENGAKUAN...seorang calon pemimpin banyak janji biar diakui dan dipilih, cari uang banyak biar diakui berduit banyak,berharta melimpah dll...cari kerjaan biar diakui sama ceweknya juga calon mertua...cari prestasi dan juara biar diakui kelebihannya..... Berbuat baik cari amal dan kebajikan biar diakui Tuhan bahwa kita pantas masuk surga....hehehe Semua manusia emang gitu kok...yg di cari hanyalah sebanyak mungkin pengakuan...bathin kita terpuaskan saat diakui...tapi mengakui orang lain itu sulit...kita cenderung pelit membagi pengakuan kita ke orang lain...bahkan cenderung mudah tersakiti saat "simpanan pengakuan" kita berkurang lalu tdk diakui....pujian kita mahal untuk dibagi....tapi kita paling suka kalo dipuji dan tdk pernah menolak sebuah pujian hehehe...kita slalu kepingin lebih banyak diakui daripada mengakui... Padahal harusnya seseorang yg benar2 mengerti artinya hidup,bersedia berbagi pengakuan dan tdk pernah bosan belajar adalah yang lebih mencari pengakuan Tuhan

Akan tiba saatnya "SIAPA MENABUR ANGIN DIA AKAN MENUAI BADAI"...(kutipan...untuk anda yg bernama SERAKAH)

Suara-suara itu terdengar lagi... Pak Tua pun terdiam...tanpa suara hanya menatap.... “Kau marah...kau jengkel..kau menyesal ya?...”tanya suara itu Pak tua menjawab “Ah sy marah karena mereka tidak lagi peduli pada saya”..... .“Ya, dan sekarang mereka pun ingin sepertimu, yang tak ada waktu untukmu, menemanimu menikmati hari tuamu, masa pensiunmu…dll.”...Suara itu terdengar lagi Pak tua hanya menjawab dengan berlinang air mata “K k kau benar….” Terkejut karena suaranya terdengar sangat keras lalu Pak tua memalingkan mukanya, sadar lah dia bahwa ternyata sejak sore tadi dia hanya sendiri, dia bergegas mencari tahu suara-suara yang mengajaknya berbincang. Namun tak ada yang lain selain dirinya,setumpuk obat, kursi malas, teras rumah dan perabotan kelas atas yang sunyi, serta senja yang semakin gelap berganti jadi malam hari, “Siapa kau?” tanya Pak Tua Suara itu menjawab “....Aku adalah ALAM SEMESTA...Aku adalah WAKTU....Aku adalah ANGIN ketika kau diatas dinding,....menyapa peradaban dengan keinginan dan kesuksesan....aku adalah EKOR ketika kau tak sudi lagi mengajakku bermain teror,...menarik picu senjata mainan lalu bilang “dar-der-dor”.....namun kau harus tahu, kini aku adalah BADAI yang meniup habis riuh tepuk tangan disekelilingmu.....sejak siang beranjak menjadi senja, dan malam beranjak menyambut kedatangannya.....tahukah kau?......aku ada sejak kau menabur aku, sekali lagi aku katakan aku adalah BADAI....kini tiba waktunya panenan menyeruak menghabisi kehidupanmu....

..KAMU...(2:18)

Suara-suara yang dulunya tersimpan disudut hati berisik lagi seakan rebutan mempertanyakan perasaan lama yang ditampung itu.... Meskipun semua orang akan menganggap aneh jika cinta tetap bertahan bahkan nginap padahal asa telah pergi saya tidak peduli.... Karena saya percaya jika hayalan adalah awal dari sebuah usaha dan keberhasilan maka saya akan tetap menganggap bahwa menghayal tentang kamu ada kewajiban saya... Kamu adalah episode terindah dari cerita hidup yang pernah saya miliki Bahkan lucunya tetap menyenangkan saat menganggap kamu sebagai penyebab sedih dan marah..... Bagaimana bisa ? Setiap kali berusaha lupa malah ingatan tentang kamu semakin bertambah.... Kamu seakan bertahan di ingatan saya dan tidak berniat pergi...bahkan kamu adalah menu pokok penentu cerianya hari.... Entah apa kehebatan kamu sampai ketika kamu memaksa untuk pergi dan menjauhpun saya bahkan tidak pernah sanggup menerima kepergian itu.... Sungguh...Menyayangimu itu adalah kegiatan hati yang sangat menyenangkan... Meskipun kamu tidak pernah tahu dan bahkan mungkin Tuhan pun sudah bosan mendengar tapi saya akan terus menyebut namamu dalam setiap doa ......

Sering salah dan sering minta maaf....

Merasa telah salah memilih pacar,istri,suami dalam hidup anda??...hanya karna dia terlalu banyak berbuat salah tapi mudah minta maaf sampe anda lupa berapa kali sudah maafkan dia??....sabar...biasanya dia memang seperti itu dan akan selalu bgitu.....dia akan memainkan permainan yg sempurna lalu dia akan kembali mengacaukannya..itulah dia...dia hanya akan memberikan kebahagiaan disaat yg sangat diperlukan...namun Jika anda bisa hidup dgn kesalahannya yg banyak anda juga akan hidup melewati beberapa waktu yg luar biasa...karena bagi dia Kejujuran adalah dasar hubungan yg kuat...

“Kaweda Penjual Nyiru”

Nyiru!!! Nyiru!!!..Untuk yg kesekian kalinya sy bertemu kaweda ini….biasanya setiap menuju ke desa tempat tugas sy selalu bertemu dia…entah krn dia sedang berjalan menuju kota atau sedang berbalik menuju kampung tempat sy tugas….kemarin sy bertemu lagi…kali ini dia masuk digang menuju rumah sy dengan teriakan khasnya “Nyiru!!!!,Nyiru!!! Satu dari sedikit bahasa Indonesia yang dia bisa….hehehe… selain berjualan nyiru dia juga menjual sendok besar yg dibuat dari tempurung kelapa…orang sumba sebutnya “tako”… lucunya kakek ini kalo berjualan “tako” selalu berteriak bilang ‘sendok!!!...sendok!!!....hahaha.. rupanya memang itu juga salah satu kosa kata bahasa Indonesia yang dia bisa…Saat semua orang sedang sibuk menghabiskan bonus hari rayanya untuk berbagai kesenangan tapi si kakek masih aja keliling menjualkan dagangannya yg padahal untungnya tidak seberapa….berjualan dengan cara berjalan keliling dari rumah ke rumah untuk seorang kakek2 yang kira2 umurnya sudah diatas 70an ini benar2 luar biasa… Kadang Kehadiran Kakek tua dengan dagangannya yang tidak laku-laku ini menimbulkan rasa iba….tapi hei lihat lah….betapa adilnya Tuhan…si kakek diusianya segitu masih bisa berjalan jauh ,benar2 sehat….sementara ada banyak orang kaya berharta banyak yg bahkan jauh lebih muda dari beliau yg malah sakit2an….hehehe ada banyak lagi orang2 tua disumba yg masih saja bekerja....carilah alasan-alasan untuk membeli barang-barang dari mereka, meski kita tidak membutuhkannya saat ini.Cara paling mudah dan sederhana untuk membantu mereka adalah bukan memberi mereka uang, tetapi belilah jualan mereka atau pakailah jasa mereka. dengan membeli dagangan mereka, karena secara tidak langsung kita telah membantu kelangsungan usaha dan hidup mereka. Dalam pandangan saya Kakek tua itu lebih terhormat daripada pengemis yang berkeliaran di warung sama yg biasa ada di pom bensin, meminta-minta kepada orang yang lewat.

ORANG SUMBA.....(beberapa waktu lalu ketika pendataan didesa tempat tugas)

Terburu-buru dia kedalam… berpakaian dulu meskipun sekedar kaos kumal sambil berbisik ke istrinya "ata dawa,....deke teppe."...(ada Orang kota…ambil tikar)....lalu keluarlah sang istri dengan segulung tikar pandan yang keliatannya masih baru...bau pandan masih terasa harumnya....stelah mempersilakan sy duduk istrinya masuk lagi......lima menit kemudian sang istri kembali lagi dengan memegang dulang berisi dua gelas kopi hitam kental khas daerah tempat tugas saya….(hmmm siap2 sakit kepala dah)….tanpa menunggu lama ,pendataan dimulai… Baru satu lembar wawancara berhasil sy lewati sudah terdengar bunyi “keok!!” dibelakang….asyeek!! nampaknya daging ayam panggang bakal hidangan makan siang sedang disiapkan…hihihi….pendataan pun dilanjutkan…kali ini agak diperlambat….biar ntar selesainya pas jam makan siangnya…hahaee…. Pemuktahiran data yg sy lakukan dalam rangka mendata keluarga yg memang benar2 miskin dan dianggap sangat layak mendapatkan bantuan dari pemerintah …..tapi selama pendataan rasa kurang yakin mulai mengganggu…bagaimana mungkin keluarga ini mengaku miskin juga sedangkan skrang aja mereka sedang menyiapkan ayam panggang untuk tamunya??....padahal dirumah saya… makan daging ayam paling sanggupnya pas tanggal muda aja… udah gitu harus rela membatalkan rencana penggunaan uang gaji ke urusan yang lain demi sesekali merasakan betapa enaknya hidup orang2 berduit banyak?....hehehe….ah sudahlah…abaikan.. Selama wawancara sesekali sang bapak menghembuskan asap rokok tembakau gulung dari kulit jagung keringnya sambil masang tampang memelas seperti yg sedang terbeban berat…duh luar biasa aktingnya…ah bodoh amat…yang penting tugas sy beres…. Baru saja beres lembar terakhir terdengar suara dari dalam rumah “bapak mari kita makan dulu ge”…..wiiii yg ditunggu akhirnya sampe juga…..tapi eit sdikit pura2 kaget karena ternyata hidangan buat sy adalah nasi sepiring yang sudah dipisahkan yg tingginya segunung…ditambah ayam panggang utuh kecuali isi dalamnya…..”wah terlalu banyak nih”…kata saya…(biar terlihat sopan)…padahal dalam hati bersorak girang…..hahahaha….”ah sudahlah” kata si bapak…makan saja…kalo tidak sanggup ntar dibungkus bawa pulang to pak”……(wiiii serasa diwarung)…..hehehe…..itu lah sumba…..miskin sekalipun tetap akan memperlakukan tamu sebagai raja….adat,harga diri,nama baik,adalah segalanya….tdk suka dianggap miskin kalo ada yg minta bantuan tapi akan cepat mengaku miskin juga jika tahu bakal ada bantuan yg mo diberikan…haha…tapi kalo anda adalah tamu maka jangan kuatir karena anda akan diperlakukan layaknya seorang raja….orang sumba sangat menghargai tamunya…